Terima kasih karna telah mengunjungi blog saya (airingaet)

Sabtu, 25 Februari 2012

Mengundang Rahmat Allah

Mengundang Rahmat Allah

Pengertian Rahmat

Rahmat (kasih sayang) Allah harus kita cari/minta agar kita tidak menjadi seperti syeitan yang menjauh dari Allah dan Iblis yang berputus ada dari rahmat Allah. Rahmat tidak selalu datang dari apa yang kita suka. Namun dari yang kita tidak suka pun merupakan rahmat Allah. Orang yang beruntung adalah orang yang mencari rahmat Allah karena akan mampu menerima apapun yang diberikan Allah kepadanya dan dapat menjadi orang yang bertawakkal (berserah diri kepada Allah).

Kata Rahmat yang asal katanya Rohmah sendiri merupakan kata istimewa karena dalam QS Al Fatihah ada 2 kali penyebutan yaitu Arrahman dan Arrahim yang perkenalan diri Allah kepada umat manusia sebagai yang Maha Pengasih dan yang Maha Penyayang bukan yang lainnya.

Manusia dalam doanya sering memohon agar diberi keinginannya/hasratnya dikabulkan namun melupakan takdir Allah padahal kehidupan ini berada diantara ikhtiar insani dan takdir Ilahi..itulah penting rahmat. jadi peradigmanya harus di rubah.. kita harus yakin dulu akan Takdir ilahi kemudian berdoa atau berikhtiar agar apa yang kita inginkan terjadi sehingga kalau pun apa yang kita inginkan tidak terjadi, kita sudah menyadari itu merupakan takdir ilahi. Sebagai contoh yang bs sebagai pembanding adalah kita sering menganggap seorang manusia disebut sebagai pemenang apabila dapat memaafkan orang lain padahal pemenang sesungguhnya adalah apabila kita mampu meminta maaf. So kesimpulannya orang yang sukses adalah orang yang mendapatkan keinginannya yang sesuai dengan takdir ilahi.

Jika merujuk tafsir Al-Qur’an, kata rahmat yang tersirat mengindikasikan banyak arti, misalnya ;

1.(QS. al-Isra[17]:28), jika kamu berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhan mu yang kamu harapkan.
Kata rahmat dapat bermakna Rezeki

2. (QS. Hud [11]:9), jika kami rasakan kepada manusia suatu rahmat dari Kami, kemudian rahmat itu Kami cabut darinya, pastilah dia menjadi putus asa dan lagi tidak berterima kasih.
Kata rahmat dapat bermakna Nikmat

3. (QS. Asy-Syura[42]:28), Dia-lah yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebutkan rahmat-Nya.
Kata rahmat dapat bermakna Hujan

4. (QS. az-Zukhruf [43]:32), Apa mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhan mu? Kami telah menentukan antara penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan kami telah meninggikan sebagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat agar sebagian mereka dapat mempergunakan sebagian yang lain. Dan rahmat Tuhan mu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.
Kata rahmat bermakna Risalah Kenabian.

Prof.Dr. Muhammad Mutawali dalam bukunya tafsir Asy-Sya’rawi ;

“Allah SWT disebut Dzat Yang Maha Penyayang di dunia karena banyaknya makhluk Allah yang tercakup oleh sifat rahmat-Nya ini.
Rahmat Allah SWT di dunia berlaku umum kepada makhluk-Nya, baik orang mukmin, pelaku maksiat, maupun orang kafir. Di dunia Allah SWT memenuhi semua kebutuhan mereka secara merata tanpa memperhitungkan dosa-dosa mereka. Dia memberi rezeki dan ampunan kepada mukmin dan non-mukmin.
Dengan demikian, semua manusia di dunia mendapat rahmat-Nya tanpa memandang apakah mereka beriman atau tidak. Akan tetapi, di akhirat Allah SWT hanya memberikan rahmat kepada orng mukmin saja, sedangkan orang-orang kafir dan orang-orang musyrik tidak akan memperoleh Rahmat-Nya.
Oleh karenanya penerima rahmat di akhirat jumlahnya lebih kecil jika dibandingkan saat berada di dunia.

Dalam Ensiklopedia Ar-Rahman Ar-Rahim, kata rahmat dari segi bentuknya, berarti suatu ungkapan dari sekumpulan perasaan yang memiliki hubungan yang tidak terputuskan (saling berhubungan erat) saat menghadapi suatu kejadian atau orang tertentu. Dengan demikian penjelasan diatas mengantarkan kita pada adanya sifat perasaan dalam diri manusia.